Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 Maret 2015

Nasihat SBY untuk Jokowi

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan presiden terpilih Joko Widodo ikuti prosesi gladi bersih seremoni pisah sambut SBY dan Jokowi di Ruang Sidang Kabinet, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, 19 Oktober 2014. TEMPO/Subekti
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan presiden terpilih Joko Widodo ikuti prosesi gladi bersih seremoni pisah sambut SBY dan Jokowi di Ruang Sidang Kabinet, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, 19 Oktober 2014. TEMPO/Subekti
Denpasar – Rapat Pleno Partai Demokrat di Pantai Sanur, Bali mencermati dengan serius situasi politik, ekonomi, kesejahteraan dan gonjang-ganjing di sektor penegakan hukum belakangan ini. “Kami memberikan dukungan agar Presiden Jokowi benar-benar mandiri dan bertanggungjawab penuh atas semua persoalan,” kata Ketua Umum Partai Demokrat, Soesilo Bambang Yudhoyono, dalam konferensi pers seusai rapat pleno, Sabtu, 7 Maret 2015.
Yudhoyono berharap Jokowi untuk tidak terlambat dan keliru menangani masalah hukum hingga soal diplomasi yang saat ini berkembang dinamis. Agar situasi tidak bertambah rumit, ujarnya, kami percaya Presiden dapat mengatasinya dengan baik.
Wartawan tidak diberi kesempatan bertanya dalam jumpa pers sehingga tidak bisa menanyakan lebih jauh makna dibalik pernyataan SBY agar Jokowi harus mandiri. Memang, sejumlah pengamat menilai selama 110 hari pemerintahannya, Jokowi disetir oleh Megawati, Surya Paloh, Jusuf Kalla dan elit partai lainnya.
Hal ini terlihat dalam penyusunan Kabinet Kerja, Jaksa Agung hingga pengangkatan Komjen Budi Gunawan sebagai calon Kapolri. Budi Gunawan adalah ajudan Megawati ketika menjadi wakil presiden dan presiden. Megawati sangat marah ketika Susilo Bambang Yudhoyono, ketika itu Menko Polkam, berencana maju dalam Pemilihan Presiden 2004.
Yudhoyono dan Jusuf Kalla akhirnya terpilih menjadi presiden dan wakil presiden, mengalahkan pasangan Megawati-Hasyim Muzadi. Sejak itulah Megawati menolak keras partainya masuk dalam kabinet dan menolak bertemu dengan Presiden Yudhoyono. SBY pernah mengakui ada persoalan komunikasi antara dirinya dengan Megawati.
Apakah Yudhoyono menyindir Megawati dengan pernyataannya agar Presiden Jokowi lebih mandiri ? Belum jelas benar. Namun Partai Demokrat, kata Yudhoyono, memiliki garis politik yang jelas dalam berhubungan dengan pemerintahan. Kader partai yang ada di lembaga eksekutif seperti Gubernur dan Bupati harus loyal kepada Presiden dan menjalankan kebijakannya.
“Itu etika politik yang dipegang PD,” kata Yudhoyono yang merupakan pendiri Partai Demokrat. Adapun partai memberikan dukungan penuh untuk keputusan yang tepat dan sesuai aspirasi rakyat.
Sikap yang lain adalah kritis dan tidak setuju terhadap kebijakan yang nyata-nyata keliru, menyalahi undang-undang dan common sense rakyat Indonesia. Di DPR, ujranya, kami tidak akan masuk ke koalisi manapun dan tetap menjadi partai penyeimbang
Rapat pleno Partai Demokrat memutuskan kongres akan dilaksanakan pada Mei 2015. Ada tiga pilihan lokasi, yaitu Bali, Surabaya dan Jakarta. SBY mengaku kini lebih leluasa mencurahkan waktu mengkonsolidasikan partai sehinga optimistis partainya jaya kembali. (Tempo.co).

Apakah Bulan Pernah Terbelah?

Bulan pernah terbelah. Yup. Seorang teman saya mengatakan ke Saya kalau dia punya bukti bulan pernah terbelah. Saya skeptik waktu itu. Beliau mengatakan profesor geologi bernama Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar menemukannya dan ia menunjukkan fotonya. Ini fotonya
Nah, sebagai pemikir kritis, apa yang pertama anda lakukan?
Pertama, meminta klarifikasi dengan memberikan pertanyaan.
Kedua, memeriksa bukti.
Ketiga, memeriksa kesesuaian bukti yang diberikan dengan pengetahuan sebelumnya.
Keempat, memeriksa kredibilitas sumber bukti.
Kelima, melakukan pengamatan sendiri.
Keenam, melakukan induksi dan deduksi.
Ketujuh, membuat dan menilai kesimpulan.
Kedelapan, menemukan definisi.
Kesembilan, menemukan asumsi.
Kesepuluh, menemukan alternatif ketiga dan seterusnya.
Kesebelas, menetapkan posisi.
Karakteristik di atas adalah langkah umum berpikir kritis. Banyak ahli berpendapat berbeda mengenai langkah apa, tapi ini adalah yang umum di kalangan ilmiah. Sumbernya dari pakar berpikir kritis bernama Ennis.
Sekarang kita terapkan pada kasus klaim bulan pernah terbelah.
  1. Mengajukan pertanyaan.
Pertanyaan yang langsung muncul begitu klaim ini diajukan ke saya adalah apa buktinya? Dan beliau memberikan sebuah foto dan sebuah nama. Oke, ada yang lain? Penemuan rilles oleh NASA pada tahun 1970. Sip. Sekarang langkah kedua.
Peta kontur rima yang ada di bulan
  1. Memeriksa bukti.
Foto bulan pernah terbelah seperti di atas merupakan satu saja dari sekian banyak foto bulan. Sekarang apakah foto tersebut menunjukkan benda pernah terbelah? Bila anda memiliki sebuah benda bulat, terbelah dua, lalu disatukan kembali, apa tampilan morfologi yang akan tampak jelas pada benda tersebut? dia akan memiliki celah yang dalam dan menghubungkan satu celah dengan celah bekas bukaan lainnya yang ada di sebelah belakangnya. Adakah bukti ini diberikan selain foto di atas? Nope.
Kemudian tentang sumber klaim, sang profesor. Itu nanti saja di bagian lain membahasnya. Dan terakhir foto penemuan rilles tahun 1970 oleh Asosiasi Geofisika Amerika. Dari tahunnya kedengaran sangat kuno. Orang sudah maju sekarang dalam astronomi. Saat itu asal usul rilles tidak diketahui orang, sekarang kita sudah banyak tahu. Let me tell you.
  1. Pengetahuan yang telah ada
Rille adalah sebuah lembah panjang dipermukaan bulan. Ada banyak rille. Rille Hadley, berupa lembah yang panjangnya 125 km, dalamnya 400 m dan lebarnya hampir 1500 m di daerah terlebarnya. Ia terbentuk dari lava basaltik cair yang mengikis permukaan bulan sepanjang basis Apennine Front (yang dijelajahi oleh para astronot Apollo 15 tahun 1971)
Rima Hadley dilihat dari dekat
Rima Hadley yang panjangnya 120 km
Rima Fresnel 1 di Pegunungan Apennine Bulan
Detil permukaan Mare Serenitatis Apollo 17
Gagasan kalau rille adalah bekas terbelahnya bulan tidak ditemukan dalam pendapat ilmuan. Hipotesis yang ada pada saat ditemukannya rille adalah ia merupakan retakan di permukaan bulan. William Pickering berpendapat kalau itu adalah aliran air. Dan akhirnya, para ilmuan berdebat dan dukungan bukti terkuat yang menjadi teori standar sekarang adalah bahwa rille merupakan bekas aliran lava di sepanjang permukaan atau di bawah tanah bulan (tabung lava) yang kemudian runtuh dan terlihat dari permukaan.
Rille di Lembah Schroeter lebih besar dan lebih panjang dari rille apapun yang ada di bumi. Hal ini karena permukaan bumi memiliki atmosfer sehingga lava yang mengalir di permukaan bumi tetap mempertahankan panasnya. Atmosfer bersifat isolator. Di bulan, tidak ada atmosfer. Panas dapat dengan sangat mudah lepas. Di bumi, saat lava mengalir dalam jarak yang panjang (beberapa puluh kilometer), pendinginan di permukaannya menyebabkan “atap” terbentuk. Akibatnya bagian cair hanya mengalir di bawahnya dan membentuk tabung lava. Dan ini mengapa tabung lava dapat mencapai panjang yang lebih jauh lagi daripada di permukaan bumi.
Gambar berikut menunjukkan tabung lava terpanjang di bumi, yang berada di Barker’s Cave Australia. Panjangnya 35 km dan tingginya 35 meter. Alasan kenapa ia bisa sepanjang ini adalah adanya kerak isolasi yang terbentuk di permukaannya, sehingga lava dibawahnya mampu mempertahankan panas dan terus mengalir di bawah permukaan. Tidak ada peristiwa demikian terjadi di Lembah Schroeter: Mustahil mempeertahankan atap batuan selebar 1 kilometer, dan tidak ada bukti keruntuhan atap.
Tabung lava di Goa Barker Australia
Dalam penelitian Strain dan El Baz (1976), lima rille sinus di dataran basal daerah pegunugan Harbinger bulan dipelajari. Data topografi lengkapnya dibuat dan mereka mempelajari secara detil rille yang ada. Panjang rille mulai dari 12 hingga 79 km dan lebarnya dari 0.8 hingga 4.8 km.Kedalamannya beragam dari 100 hingga 300 meter dan rille tampak semakin dangkal ke utara. Ujung selatan rille dicirikan oleh depresi dari sirkular hingga menanjak yang terjadi pada sebuah kubah berdiamater 30 km yang mungkin berasal dari letusan gunung berapi bulan. Studi mereka menemukan kalau kemiringan adalah faktor yang menentukan arah rille, bukannya pola struktur regional. Data topografis mendukung teori kalau rille terbentuk dari saluran atau tabung lava.
Beberapa bentuk rima yang berseliweran di permukaan bulan (Credit : NASA)
Perlu diperhatikan kalau rilles biasanya ditemukan di maria (dataran gelap bulan). Ia hanya ada di daerah yang tidak turun naik, dan bentuk rilles seperti ular. Persis seperti sungai yang ada di bumi, dan ini mengapa pada awalnya ilmuan mengira kalau rille adalah sungai purba di bulan. Walau begitu, sampel batuan yang dibawa ke Bumi menunjukkan tidak adanya air dan studi-studi setelah Strain dan El-Baz (1976) menunjukkan kalau ia aliran lava.
Rilles lain yang sangat banyak ditemukan di kompleks Marius Hills di Oceanus Procellarum. Kompleks ini terbangun lebih dari 50 gunung berapi. Keberadaan rille yang sangat banyak di sekitar gunung berapi ini, sekali lagi, mendukung teori kalau rille berasal dari aliran lava. Lebih jauh lagi, ilmuan sudah menentukan kapan ini terjadi. Aliran lava yang membentuk rille terjadi 3 hingga 4 miliar tahun lalu.
Dinding rille di Lembah Schroeter juga miring dan dalam. Sekarang kemana lavanya? Sebuah saluran air bisa membuat air terserap ke dalam tanah atau menguap ke luar angkasa. Namun lava yang mengalir memakan materi permukaan tentunya ada. Namun, yang ada di bulan, semata saluran seperti ular yang terus berkelok hingga akhirnya lenyap begitu saja. Dan perlu di ingat, kalau rille tidak menciptakan maria tempat ia berada. Ia memotong maria yang sudah ada. Materi yang pernah berada di saluran ini semata lenyap begitu saja.
Tampaknya, hanya sebagian saja rille yang ada di bulan dihasilkan dari formasi saluran lava. Ada tiga kategori rille, yaitu sinus, arkuata dan linier. Dengan menelusuri rille, pada ujungnya kita akan mendapatkan sebuah celah vulkanis tua. Rille di Vallis Schroteri yang berada di plato Aristachus memang berujung di celah vulkanis tua, bukannya lenyap begitu saja.
Perdebatan kalau rille adalah saluran sungai, retakan ataupun aliran lava, sebenarnya ada sebelum misi Apollo. Klaim kalau itu adalah tanda terbelahnya bulan belum ada hingga Apollo mengambil potretnya dari dekat. Kenapa tiba-tiba muncul teori ini? kita akan membahasnya dalam langkah menemukan asumsi.
Sebuah rima linier di bulan
Foto yang diberikan teman saya, setelah diperiksa, ternyata berasal dari potret Apollo 10. Ini adalah potret rilles linier Rima Ariadaeus. Karena bentuknya yang linier, bagi orang awam tampak kalau ini berkas terbelahnya bulan. Tapi, silakan zoom out menggunakan Google Earth (ganti view menjadi Moon). Ini adalah sederetan screen shot yang saya lakukan pada lokasi tersebut. Tampakkah ia seperti bekas terbelahnya bulan?
Dasar Rima Ariadaeus
Rima Ariadaeus di lihat dari ketinggian 260 km (Credit : Google Earth)
Citra Rima Ariadaeus dari atas
Potret Rima Ariadaeus dari ketinggian 260 km (Credit : Google Earth)
Rima Ariadaeus dari ketinggian 1041 km
Rima Ariadaeus dari ketinggian 14167 km
Oh iya, pola persegi panjang terang seperti plaster di atas itu bukan bekas terbelahnya bulan loh. Itu citra terbaru satelit penjelajah bulan. Google Earth selalu meng update tampilannya dan karenanya tingkat jelas tidaknya beberapa lokasi tidak seragam.
Rima Ariadaeus panjangnya lebih dari 300 meter. Rima ini termasuk bagian yang relatif muda, karena hanya ada beberapa kawah yang menindihnya. Ujung timur dari Rima ini adalah kawah Ariadaeus, seperti yang anda lihat dalam foto.
Walau begitu, tampaknya tidak ada asosiasi antara rima Ariadaeus dengan vulkanisme. Para ilmuan berpendapat kalau ia adalah bentuk ekstrim dari evolusi rille dengan sedikit sekali pengaruh vulkanisme. Gradasi ini adalah rille linier (seperti Ariadaeus) yang sangat sedikit dipengaruhi vulkanisme, rille melengkung yang sedang dipengaruhi, dan rille sinus (seperti Schroteri) yang paling dipengaruhi oleh vulkanisme.
Lalu apa penyebab adanya rima Ariadaeus kalau bukan vulkanisme? Apakah karena bulan pernah terbelah? Tampaknya tidak sama sekali. Formasi seperti Ariadaeus ada di bumi. Namanya Graben. Graben terbentuk saat sebuah bagian kerak bumi (atau bulan) runtuh antara dua garis paralel. Keberadaan graben merupakan indikasi adanya gaya tensi dan peregangan kerak, bukannya kalau bumi atau bulan pernah terbelah. Kita punya banyak graben terkenal di bumi. Bahkan, daratan terdalam di benua Afrika, yang disebut depresi Afar, adalah sebuah graben. Lembah retakan di Afrika Tengah adalah sederetan graben, yang memuat negara Kenya, Uganda, Burundi, Rwanda dan Tanzania hingga ke Malawi. Apakah ini bukti bumi pernah terbelah? Dimana bagian lain belahannya?
Yup. Untuk memeriksa ini, silakan lihat bagian belakang Ariadaeus, menembus bola bulan.
Bagian belakang Rima Ariadaeus menembus bulan
Bagian belakang rima ariadaeus dari ketinggian 864 km
Lihat gambar di atas. Itu bagian belakang rima Ariadaeus. Apakah ada rille disana? Yang ada malah kawah besar.
Rille di dekat kompleks Mons Rumker
  1. Kredibilitas sumber bukti
Saya sudah memberikan sumber saya dalam referensi di bawah. Dari bidang geologi, mineralogi, dan geokimia. Sekarang bagaimana dengan teman saya? Ia hanya mengutip klaim yang dibawa tahun 1970 dengan referensi yang tidak jelas dan sudah digugurkan. Ia juga merujuk pada seseorang bernama Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar, seorang profesor geologi dari Inggris. Di dunia ilmiah, sangat wajar bila seorang akademisi seperti profesor, apalagi dari negara maju, memiliki profil online langsung dari universitasnya, dan seringkali disertai bahan kuliah atau artikel hasil penelitian. Mari kita cari dengan bantuan google.
Menariknya sang profesor memiliki situs tersendiri dan beberapa video di youtube yang menunjukkan topik yang sama, bulan terbelah. Siapa sang profesor ini? beliau adalah profesor geologi, kepala Komite Ilmiah dalam keagungan Quran dan kemurnian Sunnah (Committee on Scientific Nations in the Glorious Qur’an & Purity Sunnah), Konsul Agung Masalah Islam, Kairo, Mesir.
Sekarang, sebagai profesor tentunya ia punya hasil penelitian ilmiah yang dapat diperiksa. Tapi mengejutkannya, situs beliau elnaggarzr.com, sama sekali tidak memiliki referensi ilmiah, daftar publikasi ilmiah ataupun tulisan yang bisa dikatakan ilmiah dengan mengutip sumber-sumber ilmiah, teori ilmiah, metodologi dan penyajian data secara ilmiah. Situsnya justru memuat beberapa artikel pengulangan yang sudah pernah ada sebelumnya tanpa revisi baru dan juga ada bagian penjualan DVD online yang menampilkan foto beliau. Lulusan mana, apa judul disertasinya, sama sekali tidak ada.
Penelusuran lebih jauh justru menemukannya CV nya pada sumber sekunder yang bisa anda tebak, juga satu pandangan dengan sang profesor. http://www.irf.net/index.php?option=com_content&view=article&id=218%3Abio-data-zaghloul-al-najjar+&catid=57%3Aorators-international&Itemid=174 yang mengatakan kalau ia meraih doktor geologi dari University of Wales. Beliau memiliki 25 penghargaan ilmiah, 16 diantaranya dari dunia Arab, India dan komunitas muslim di Selandia Baru. Sisanya adalah penghargaan di bidang perminyakan semata, bukannya sains planeter seperti para profesor yang saya kutip di referensi. Dan dari sekian banyak penghargaan ini, delapan memiliki predikat X-fellow. Saya tidak tahu apa itu predikat x karena setelah melihat ke situs asosiasi terkait, tidak ada yang namanya x fellow. Mungkin yang dimaksud adalah bekas anggota. Pertanyaan lebih jauh mungkin adalah kenapa ia berstatus bekas anggota? Apakah bekas anggota termasuk sebuah penghargaan? Bagaimana seandainya anda dikeluarkan dari sekolah dan status anda bekas siswa di sekolah tersebut, dan ini menunjukkan sebuah penghargaan? Perlu diketahui kalau dalam masyarakat ilmiah, umumnya keanggotaan ditentukan oleh sumbangsih orang tersebut dalam keilmuan. Bila seorang anggota tidak memberikan sumbangan ilmiah apapun (artikel ilmiah, hasil dan laporan penelitian) maka keanggotaannya dapat dicabut. Sekarang anda bisa menduga kenapa status beliau bertanda X.
Saya tidak terkesan saat teori bulan terbelah hanya didukung bukti anekdot, tanpa bukti ilmiah sama sekali. Satu-satunya bukti yang saya dapatkan hanya sebuah foto dan cerita anekdotal. Klaim seperti ini tidak perlu dianggap serius bagi kalangan ilmiah. Jika klaim seperti ini dianggap serius, maka begitu juga astrologi, ramalan garis tangan, segitiga bermuda, penampakan big foot atau penculikan UFO.
Sebuah klaim luar biasa, yang bertentangan dengan ilmu pengetahuan kita sebelumnya, membutuhkan bukti yang luar biasa pula. Ia harus disertai dengan bukti yang bahkan tidak dapat dijelaskan dengan teori alternatif. Dan dalam kasus kita, kita punya banyak teori alternatif mengenai rilles.
Peta kontur rilles di permukaan bulan
  1. Tapi bagaimana seandainya benar kalau bulan pernah terbelah?
Yup. Walaupun tanpa bukti, hal tersebut bukanlah bukti ketiadaan. Seorang anak kecilpun saat bicara kalau 1+1= 2 harus diterima sebagai kebenaran, walaupun kita jauh lebih pintar (tapi percaya kalau 1 + 1 = 3). Jadi mari kita periksa, bagaimana seandainya benar kalau bulan pernah terbelah.
Pertama yang paling tidak masuk akal adalah : Bagaimana bulan yang terbelah bisa menyatu lagi? Tidak ada bukti apapun dalam benda langit apapun di alam semesta kalau ada benda astronomis yang berderai mampu menyatu kembali.
Kedua, bagaimana mungkin bulan terbelah tanpa efek sama sekali yang tercatat sejarah? Gravitasi bulan seperenam kali bumi, dan ini bukan massa yang kecil.
Lagi pula banyak orang seperti sang profesor mengatakan kalau bumi ini sesuatu yang sangat istimewa. Luar biasa hebatnya dengan keseimbangan dahsyat, salah satunya keberadaan bulan. Entah mengapa kalau bulan terbelah, keseimbangan tersebut tidak terganggu sama sekali.
Yang jelas diketahui umum adalah peran bulan sebagai pelindung bumi. Saat ada benda cukup besar mendekati bumi, seperti asteroid atau komet, bulan kadang menariknya terlebih dahulu dan mengorbankan diri untuk mendapatkan hantaman tersebut. Itu mengapa wajah bulan begitu penuh dengan kawah tumbukan. Beberapa memang ada yang meleset dari perisai bulan. Meteor besar di zaman dinosaurus misalnya, memusnahkan habis 98% spesies yang ada di bumi. Bagaimana seandainya kalau bulan sendiri yang terbelah? Bukan hanya gravitasi belahan bulan tidak mampu menarik asteroid yang berusaha menerjang bumi, potongan bulan sendiri lah yang akan menerjang bumi.
Mengejutkannya, ini tak pernah tercatat dalam sejarah. Tidak ada peristiwa runtuhnya bulan selain yang diketahui orang Arab. Apakah hanya dari Arab saja bulan terlihat terbelah?
Jika bulan terbelah. Akan ada catatan geologi yang sangat jelas. Entah itu deposit batuan bulan di bumi akibat meteor dari pecahan bulan, entah itu peristiwa runtuhnya ekosistem akibat berkurangnya efek pasang surut di lautan yang terekam dalam kelimpahan fauna dan flora pesisir pantai, entah itu pergeseran orbit bumi beberapa km jauhnya yang kemudian berpengaruh pada perubahan musim dan panjang hari di bumi. Tapi hebatnya, sang profesor geologi ini tidak mengajukan bukti adanya hal ini. Dia hanya mengatakan “Lihat foto ini!” Kemana ilmu geologinya?
Orang yang paham sains tentunya setuju kalau peristiwa besar seperti terbelahnya bulan akan sangat berpengaruh bagi kehidupan di bumi. Kita tahu kalau bulan paling tidak berpengaruh dalam beberapa hal yang vital bagi kita. Paling tidak, kalender akan berubah.
Sang profesor geologi seharusnya paham mengenai efek dari hal ini. Saat bulan terbelah, sebagian dari massanya akan tertarik gravitasi bumi dan cukup kuat untuk menyebabkan gempa bumi dan menghancurkan negara yang ditimpanya. Bila ia menghantam air, akan ada tsunami dan kehancuran dalam kehidupan kita lebih parah lagi. Gunung berapi (ini masalah geologi) akan meletus karena perutnya ditumbuk getaran runtuhan bulan. Akibatnya awan piroklastik dan lumpur panas mengalir ke kota-kota sekitarnya. Awan akan menutupi sinar matahari dan mendinginkan bumi beberapa derajat. Dalam beberapa tahun, walaupun bulan sudah disatukan entah bagaimana, bumi sudah kehilangan keseimbangan rotasi relatifnya dan mulai menghabisi manusia yang tersisa dengan gejolak cuaca.
Bahkan seandainya sisa pembelahan bulan tersebut tidak ada yang cukup mampu menerobos atmosfer bumi, partikelnya yang kecil akan menaburi atmosfer bumi dan menutupi matahari. Tanaman akan segera mati dan tak berapa lama kemudian rantai makanan di atasnya, termasuk kita, akan mati kelaparan.
Mungkin saja, dengan teknologi sekarang, kita akan dapat bertahan hidup. Tapi dengan teknologi masa lalu (karena peristiwa ini terjadi di masa lalu, sekitar 1500 tahun lalu)? Saya sangat tidak yakin.
Bumi pasca jatuhnya meteor dari bulan
  1. Membuat induksi-deduksi
Jika peristiwa terbelahnya bulan adalah proses ajaib, dan peristiwa menyatunya bulan adalah proses ajaib, kenapa pula sang profesor butuh penjelasan ilmiah saat ia bicara bukti terjadinya pembelahan bulan. Kenapa tidak biarkan saja seluruh masalah ini dalam ruang berjudul “keajaiban”. Tampaknya seandainya nanti ada satu dua indikasi saja yang tidak dapat dijelaskan sains, sang profesor langsung melangkah kedepan dan mengatakan ini bukti ilmiah dari “keajaiban” nya.
  1. Membuat dan menilai kesimpulan
Berdasarkan fakta ilmiah yang ada dan semuanya mendukung kalau bulan tidak pernah terbelah, maka bagi orang yang benar-benar berpikir ilmiah, ia akan menerima kalau bulan tidak pernah terbelah.
  1. Menemukan definisi
Mungkinkah apa yang dimaksud “bulan terbelah” oleh sang profesor tersebut berbeda dengan definisi terbelah secara umumnya? Lalu apa definisinya? Jangan-jangan karena definisi “membelah bulan” adalah istilah psikologis dari delusi kalau bulan terbelah. Atau hal ini semata pembenaran saja.
  1. Menemukan asumsi
Asumsi dari profesor ini sangat jelas. Beliau berasumsi kalau pengetahuan masa lalu itu lebih baik dari masa kini. Dia percaya kalau cerita yang didapatkannya dari orang tuanya, keluarganya, atau siapapun yang ia percaya secara kharismatik, adalah benar. Ia hanya percaya, tidak perlu bukti. Sekarang yang harus ia cari adalah pembenaran agar ia semakin yakin. Ia sebenarnya ragu jika tidak ada dukungan dari sains, karenanya ia mencari sedikit cahaya dalam sains. Dan sedikit cahaya, seperti foto rilles di bulan, sudah cukup baginya untuk merasa tenang kalau keyakinannya benar. Ini cara yang salah untuk memeriksa keyakinan. Untuk memeriksa keyakinan, kita harus langsung pada keyakinan tersebut, bukan memberi asumsi kalau keyakinan tersebut benar, kemudian mencoba meyakinkan diri kita kalau itu memang benar.
  1. Alternatif ketiga
Sesungguhnya kita sudah punya banyak alternatif teori selain semata teori bumi terbelah yang non ilmiah. Benar kalau sains belum mampu menjelaskan seratus persen apa saja yang pernah terjadi di bulan. Tapi apakah jumlah pengetahuan yang kita miliki sekarang jauh lebih sedikit daripada pengetahuan yang kita miliki di masa lalu, sedemikian hingga cukup foto semata, mampu membuat teorinya sejajar dengan alternatif teori lain yang penuh dukungan ilmiah, seperti teori kalau rilles adalah bekas aliran sungai, kalau rilles adalah retakan permukaan bulan, atau kalau rilles adalah bekas aliran lava. Kita punya rilles di bulan, tapi kita punya rilles juga di bumi dan planet lainnya di tata surya. Ada pola serupa di Venus, di Mars, di Phobos (bulannya Mars), dan di Ariel (bulannya Uranus). Apakah ini berarti kalau keempat benda langit ini juga pernah terbelah?
Rilles di permukaan Phobos, satelit Mars
Bekas aliran sungai purba di Titan
Terra Cimmeria di Mars
Ishtar Terra di Venus
Rilles di Ariel, satelit Uranus
  1. Menetapkan posisis
Sudah jelas posisi saya. Bila anda cukup teliti membaca di atas. Bulan pernah terbelah hanyalah khayalan, tidak lebih.
Referensi
Burns J., Matthews M., eds. 1986. Satellites. Tucson : University of Arizona Press.
Condie K. 1989. Plate Tectonics and Crustal Evolution. New York : Pergamon
Head, J.W., Wilson, L., Anderson, K.A., Lin, R.P. 1997. Lunar linear rilles, models of dike emplacement and associated magnetization features. Conference Paper, 28th Annual Lunar and Planetary Science Conference, p. 541.
Heiken, G.H., Vaniman, D.T., French, B.M. et al. 1991. The Lunar Sourcebook: A User’s Guide to the Moon, New York : Cambridge University Press
Rothery D. 1992. Satellites of the Outer Planets. Oxford : Clarendon Press.
Spudis, P. D. 2004. Moon. World Book Online Reference Center. World Book, Inc.
Strain, P.L., El-Baz, F. 1976. Topography of sinous rilles in the Harbinger Mountains region of the moon.Earth, Moon and Planets Journal. Vol. 16, No. 2/ March, 1977.
Taylor, G.J. 1998. Origin of the Earth and Moon. Planetary Science Research Discoveries.
Wieczorek, M., et al. 2006. The constitution and structure of the lunar interior. Reviews in Mineralogy and Geochemistry 60: 221–364
sumber : http://www.faktailmiah.com/

Kawah Chicxulub - 76% Penyebab Kepunahan Dinosaurus



Kawah Chicxulub - Saksi Kepunahan Dinosaurus

Terkubur di bawah ribuan kaki batu kapur di Semenanjung Yucatán, adalah sisa-sisa dampak yang begitu besar sehingga menyapu bersih lebih dari setengah spesies yang ada di bumi. Kawah dampak Chicxulub, yang dinamai dari nama desa yang terletak di dekat pusatnya, mencakup lebih dari 110 mil lebar, dan sekitar setengahnya berada di bawah Laut Karibia.

Sekitar 65 juta tahun yang lalu, sebuah asteroid atau komet seukuran sebuah kota kecil datang menuju Bumi. Dengan kekuatan 100 juta megaton TNT (dua juta kali lebih kuat dari bom buatan manusia yang paling kuat), menabrak planet kita dan menciptakan konsekuensi yang menghancurkan bagi dinosaurus dan semua kehidupan lainnya saat itu.


Saat asteroid bertubrukan dengan bumi, ratusan derajat celsius panas akan tersebar ke seluruh bumi. Hanya 1 detik setelah tumbukan, setiap area sekitar 300 km dari tumbukan akan hancur. dan setelah beberapa detik, gelombang kejut akan membunuh makhluk di sekitarnya, terutama Amerika utara. Sekitar satu menit kemudian, hujan meteor dari bagian asteroid akan menghujani belahan bumi timur. Setelah 3 menit, ledakan meteorit akan mengeluarkan sebuah awan panas yang bernama ejekta. 

Ejekta akan menyelimuti bumi, dan menaikkan suhu secara drastis. Setelah ejekta, gempa bumi raksasa, sekitar 12.5 skala ricther akan terasa di seluruh dunia. Sekitar 30 menit kemudian, debu panas yang meleleh akan mengakibatkan kebakaran disetiap tempat. Karena asteroid itu menubruk laut, satu jam kemudian, megatsunami raksasa membanjiri seluruh benua. Megatsunami itu dapat mencapai 3 km ke udara. Di area padang pasir, panas ejekta akan membuat badai pasir yang besar dan cukup kuat untuk menyerang seluruh belahan dunia. 



Di hari kemudian, gelombang gempa akan menyebabkan aktivitas vulkanik dan gas beracun di seluruh belahan dunia. Ledakan asteroid juga merusak lapisan ozon, sehingga sinar UV akan membuat wabah penyakit yang besar. Hanya 3 hari setelah tumbukan, hujan asam dari gas beracun akan menghujani bumi selama seminggu. Dan setelah 2 minggu, bumi dilanda kegelapan total selama empat bulan yang berasal dari awan ejekta dingin dan ditambah dengan asap kebakaran dan letusan gunung berapi, cukup lama untuk membunuh kehidupan tumbuhan dan pada akhirnya hewan herbivora punah diikuti dengan karnivor.



Selama kegelapan terjadi, iklim bumi menjadi rusak sehingga badai, taufan, siklon, tornado, dan bahkan sebuah badai raksasa bernama Hypercane akan melanda seluruh dunia. Tanpa cahaya matahari, suhu bumi turun drastis dan menyebabkan zaman es kecil. Hujan es dan badai salju mendinginkan bumi selama 3 tahun dan tidak ada dinosaurus yang bisa bertahan terhadap suhu dingin.

Setelah 1 tahun, awan ejekta mulai menghilang, namun dalam bentuk hujan abu. Layaknya hujan abu gunung berapi, hujan ini menimbun setiap daratan dan menenggelamkan dataran rendah. Beberapa jurang dapat tertimbun sedalam 120 meter. Setelah hujan berhenti, bumi seperti planet mati, salju dan abu mengubur planet dan lava dari aktivitas gunung berapi tetap membakar planet bumi. Namun setelah beberapa tahun, planet bumi kembali sembuh. Abu mengandung mineral untuk menumbuhkan tanaman. Mamalia tingkat rendah dapat bersembunyi di bawah tanah. Hampir semua hewan yang lebih besar daripada kucing akan punah.


Namun, setelah jutaan tahun erosi dan sedimentasi, bukti dari peristiwa bencana besar ini sulit untuk ditemukan. Bahkan untuk penonton yang berdiri tinggi di atas pusat kawah, efek dampak tetap tidak jelas. Mungkin fitur yang paling menunjukkan dampak dari lanskap sekitarnya adalah cenote-cenote. Sinkhole-sinkhole berisi air, yang pernah digunakan oleh bangsa Maya dalam upacara kurban ini, banyak terdapat di tepi kawah di mana bebatuan rapuh.




Akhirnya sekitar 1978 kawah Chicxulub Crater ditemukan. Penemuan ini umumnya dikaitkan dengan Glen Penfield, seorang ahli geofisika yang memperhatikan fitur yang tidak biasa di kawasan itu saat bekerja untuk perusahaan minyak Meksiko, Pemex. Saat memeriksa peta survei magnetik dari Teluk Meksiko, Penfield mengamati busur setengah lingkaran menunjukkan adanya kawah dampak. Tanpa sepengetahuannya, karyawan Pemex sebelum dia juga telah mencatat anomali serupa dalam peta gravitasi Yucatán. Namun, perusahaan minyak itu melarang pekerja ini menerbitkan temuannya dan signifikansi peta tersebut tetap tak diketahui selama bertahun-tahun sebelum Penfield menggunakannya untuk mengkonfirmasi kecurigaannya.

Hanya beberapa tahun kemudian, sebuah tim peneliti geologi, yang terdiri dari ayah dan anak, Luis dan Walter Alvarez, serta mahasiswa pascasarjana Alan Hildebrand menerbitkan artikel kontroversial yang menunjukkan dampak besar dari sebuah asteroid menyebabkan kepunahan massal pada akhir periode Cretaceous. Sebagai bukti, para ilmuwan saat itu mengandalkan lapisan tanah liat berusia 65 juta tahun yang kaya iridium yang diberi nama K-T boundary. Mereka berpendapat bahwa hanya tabrakan dengan obyek luar angkasa besar yang dapat menjelaskan tingkat iridium (unsur yang langka di bumi namun relatif berlimpah di meteorit) yang ada pada batuan, dan distribusinyadi seluruh dunia.



Juga diprediksi dan kini telah dikonfirmasi bahwa tekanan ekstrim dan suhu yang terkait dengan ledakan dampak akan menciptakan dan mendistribusikan secara luas "shocked quartz" (sejenis crystalline padat yang terdeformasi) dan tektites.

Sementara ilmu pengetahuan beringsut lebih dekat ke penjelasan yang masuk akal bagi punahnya dinosaurus, satu dekade pun berlalu sebelum Chicxulub diketahui secara luas sebagai sisa-sisa dari peristiwa bencana . Hal ini terjadi pada tahun 1990, ketika seorang reporter surat kabar menginformasikan kerja Hildebrand Penfield dan kemudian dua ilmuwan mulai bekerja sama dengan Pemex untuk mengambil sampel bor dari situs. Tak lama kemudian, usia kawah dan sifat-sifat kawah dikonfirmasi berkorelasi dengan prediksi.




Hari ini, Chicxulub tetap menjadi topik hangat penelitian. Beberapa peneliti menggunakan model komputer untuk menciptakan skenario pembentukan dan menjelaskan perubahan struktural kawah, sementara yang lainnya menelusuri obyek yang menabrak bumi saat itu kembali ke asalnya di sabuk asteroid utama.

Dampak seukuran Chicxulub ini terjadi di Bumi sekitar sekali setiap 100 juta tahun, membuat kawah di Meksiko menjadi pengingat bahwa kita hidup atas kemurahan alam (tepatnya Tuhan) dan betapa kecil, lemah dan tidak berdayanya kita terhadap proses yang tejadi di alam semesta.

















Sumber : wikipedia

Minggu, 01 Maret 2015

PESAWAT N219 SIAP SAINGI TWIN OTTER


INILAHCOM, Bandung - Pemerintah Indonesia mendukung penuh upaya Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) dan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) yang membuat rancang bangun dan memproduksi pesawat N219.

Pasalnya, pesawat ini digadang-gadang hadir untuk menyaingi Twin Otter buatan Kanada.

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Muhammad Nasir seusai memimpin rapat perkembangan pesawat N219 di Gedung Pusat Management (GPM) PT Dirgantara Indonesia (PTDI), Selasa (20/1), menuturkan kehadiran pesawat N219 dapat menjadi titik tolak kebangkitan kedirgantaraan Indonesia.

“Kami melakukan koordinasi lintas kementerian dengan Kementerian Koordinator Perekonomian, Kementeri Perindustrian, Kementerian Perhubungan, Bappenas, Lapan, dan BUMN. Ini dilakukan agar proyek pesawat N219 segera rampung,” paparnya.

Dia menambahkan, pembuatan pesawat N219 saat ini masih dikerjakan oleh Lapan. Pesawat N219 memang dibuat dengan kapasitas terbatas, hanya 19 orang untuk memenuhi kebutuhan domestik, terutama untuk penerbangan Indonesia bagian timur.

“Pesawat ini akan menjadi pesawat masa depan bagi Indonesia. Pesawat yang dapat menghubungkan daerah-daerah terpencil. Mudah-mudahan Agustus 2015 sudah bisa roll out dan pada akhir 2015 bisa menjalani uji terbang dan tersertifikasi,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT DI Budi Santoso mengemukakan Pesawat N219 merupakan produk yang dirancang sepenuhnya oleh putra putri Indonesia. Pesawat turboprop ini memiliki kapasitas 19 orang penumpang. Pesawat ini dapat mengangkut penumpang, barang, dan atau keduanya.

Pesawat yang mengaplikasikan teknologi elektronik dan avionik terbaru ini akan menjadi salah satu pesawat yang diperhitungkan di kelasnya. “Targetnya pada 2016 kami mulai produksi. Kemampuan produksinya sebanyak 24 unit selama setahun,” bebernya.

Pesawat N219 merupakan pesawat angkut ringan yang cocok di berbagai medan. Keunggulan pesawat ini antara lain dapat lepas landas pada runway dengan jarak yang pendek, mudah dioperasikan di daerah terpencil, bisa self starting tanpa bantuan ground support unit, bisa beroperasi dengan ground support yang minimum, serta bisa beroperasi dan dirawat dengan biaya yang rendah dan harga yang bersaing.

“Perkiraan akan dibanderol dengan harganya US$ 5 juta karena pesaing utamanya (twin otter) seharga US$7 juta,” imbuh dia.

Budi menambahkan, sampai saat ini sudah ada sejumlah pihak yang memesan pesawat kecil ini. Setidaknya sudah sekitar 200 unit terpesan. “Potensial market-nya yang sudah memesan yakni Nusantara Buana Air, Lion Air, Angkatan Laut, bahkan Thailand pun tertarik untuk membeli,” ungkapnya.

Selanjutnya, Chief Engineer N219 Palmana Banandi menjelaskan pesawat ini pada operasionalnya terbang pada ketinggian 10 ribu kaki. Tetapi sebetulnya pesawat ini memiliki kemampuan terbang hingga ketinggian 24 ribu kaki.

“Selain memiliki harga yang lebih murah ketimbang Twin Otter, daya tampung penumpang N219 lebih banyak. Twin Otter hanya 12-17 penumpang sedangkan N219 memiliki daya tampung 19 penumpang,” paparnya.

Pesawat N219 dirancang menggunakan teknologi aerodinamic yang lebih modern ketimbang Twin Otter. Bobotnya 7.030 kilogram. Pesawat ini menggunakan dua engine. (jul)

Jumat, 27 Februari 2015

Koin Untuk Australia

 Aksi pengumpulan koin untuk Australia di Bundaran Hotel Indonesia, Minggu (photo: Kompas/ Jessi Carina)
Aksi pengumpulan koin untuk Australia di Bundaran Hotel Indonesia, Minggu (photo: Kompas/ Jessi Carina)
Jakarta – Pernyataan Perdana Menteri Australia, Tony Abbott yang mengungkit-ungkit bantuan tsunami Aceh menuai kecaman di berbagai tempat. Kali ini kelompok Koalisi Pro Indonesia menggelar aksi #KoinUntukAustralia di Bundaran HI Jakarta, Minggu (22/2).
Menurut koordinator aksi, Stenli, gerakan #KoinUntukAustralia dilakukan sebagai peringatan kepada pemerintah agar dapat bertindak tegas atas segala pelanggaran hukum yang dilakukan dan tidak terpengaruh oleh politisasi pihak asing seperti Australia dan negara lainnya.
“Kami minta pemerintah konsisten dalam menegakan hukum. Jangan terpengaruh pihak asing manapun termasuk ucapan Tony Abbott,” ujar Stenli menegaskan.
Ia menambahkan gerakan ini juga dilakukan untuk memperlihatkan bahwa Indonesia masih memiliki martabat di mata dunia. Ia menilai, ucapan yang dilontarkan Tony Abbott sangat tidak sesuai dengan etika Internasional.
“Pernyataan Abbott sangat memprihatinkan. Dengan aksi ini kami ingin memperlihatkan bahwa Indonesia masih memiliki harga diri,” lanjut dia.
Dari pantauan CNN Indonesia, aksi ini dilakukan dengan menggelar banner bergambar Tony Abbott sembari ditaburi dengan kepingan koin dari pejalan kaki yang lewat.
Aksi serupa sebelumnya juga digelar di Aceh. Pernyataan PM Australia Tony Abbott yang mengaitkan bantuan tsunami untuk Indonesia pada 2004 silam dengan hukuman mati mendapat kecaman dari masyarakat Aceh. Sebagai bentuk protes, Kesatuaan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Aceh membuka posko pengumpulan koin untuk Australia.
Perdana Menteri Australia, Tony Abbott meminta kepada Pemerintah Indonesia untuk melakukan balas budi atas bantuan yang diberikan Australia dengan membatalkan hukuman mati kepada terpidana mati kasus narkoba, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran.
Namun, warga Aceh menganggap PM Australia tersebut seharusnya malu dengan komentar yang diungkapkannya dan mereka dengan senang hati akan mengembalikan uangnya.
Bahkan, Warga Aceh meluapkan kekecewaannya dengan menggalang gerakan mengumpulkan koin untuk membayar kembali uang bantuan dari negeri Kangguru itu.
Selain itu, gerakan yang menjadi bentuk protes ini juga ramai diperbincangkan di Twitter. Warga Aceh menggunakan tanda pagar #KoinUntukAustralia untuk melampiaskan kemarahan kepada pemimpin Australia.
Rencananya, koin yang terkumpul nantinya akan langsung diberikan kepada pemerintah melalui Pemkot DKI Jakarta ataupun lembaga tertentu. (CNN Indonesia).

Korban Tsunami Aceh Lelang Giok, Ingin Kembalikan Bantuan Australia

Ilustrasi Giok Aceh milik Kepala Museum Giok Aceh Muhammad Usman (Kompas/ADRIAN FAJRIANSYAH)
Ilustrasi Giok Aceh milik Kepala Museum Giok Aceh Muhammad Usman (Kompas/ADRIAN FAJRIANSYAH)
Meulaboh – Korban tsunami yang tergabung dalam Gerakan Pejuang Rumah Tsunami (GPRS) Aceh Barat, membuka lapak pelelangan batu giok di Kafe Endatukupi, Meulaboh, Aceh Barat, sejak Sabtu (21/2/2015). Aksi penggalangan dana dari batu mulia yang kini sedang tenar dan incaran warga di Aceh dilakukan untuk mengembalikan bantuan kemanusiaan yang pernah diberikan Pemerintah Australia untuk rakyat Aceh yang dilanda tsunami 26 Desember 2004 silam.
Menurut pantauan Serambinews.com, aksi lelang batu giok dilakukan oleh sekitar 15 korban tsunami dari GPRS. Mereka memajangkan batu giok, baik yang sudah dibuat batu cincin sebagai akik atau yang belum diolah. Aksi korban tsunami tersebut sempat membuat heboh masyarakat yang sedang santai di kafe tersebut serta yang melintasi kawasan tersebut.
Koordinator aksi yang juga Ketua GPRS Aceh Barat, Edi Candra mengatakan, aksi penggalangan dana dari batu giok ini sebagai bentuk kekecewaan korban tsunami kepada Pemerintah Australia. Dalam pernyataan yang disampaikan Perdana Menteri Tony Abbot, Australia mengungkit-ungkit bantuan yang pernah mereka berikan kepada masyarakat Aceh pasca-tsunami silam.
“Dana galangan dari lelang batu giok ini akan kami kirim sebagai bentuk pengembalian bantuan yang pernah Australia realisasikan,” katanya.
Edi menambahkan, galangan dana dari batu giok yang merupakan ikon Aceh saat ini akan terus dilakukan. Selain itu, Pemerintah Aceh juga diminta menyampaikan pernyataan tegas kepada PM Australia, sehingga pelecehan ini tidak akan terulang. Apalagi, bantuan yang mereka realiasasikan pasca-tsunami silam dikaitkan dengan mafia narkoba yang dihukum mati dari kewarganegaraan Australia di Indonesia.
Seperti diketahui, bantuan dari Australia yang pernah dikirim di Aceh Barat pasca-tsunami silam digunakan untuk proses rehabilitasi dan rekonstruksi kembali Aceh. Di antaranya untuk membangun sejumlah sekolah, kantor pemerintah, serta kantor desa. (Kompas).

Minggu, 17 Juli 2011

Barack Obama mati ditembak!!!!

Meski selama menjabat jadi presiden Amerika - The President Of US, banyak mendapat kritikan. Di Akui atau tidak Barrack Husein Obama adalah legenda hebat Amerika-Afro. Kematian Barrack Husein Obama yang mendadak telah menggemparkan seantoro dunia. Dunia terlanjur larut bersedih, bahkan belum tau apa penyebab kematian sang president.

Fox News melalui tweet mereka mengabarkan dukacita ini "@BarackObama telah meninggal dunia. Presiden telah mati. Sungguh peringatan 4 Juli yang sangat menyedihkan. President Barack Obama tewas,"


Tunggu..

Apa anda benar mempercayai berita diatas? Sebenarnya memang ada tweet demikian dari Fox News, hanya saja itu adalah ulah hacker. Polisi Amerika sekarang masih memburu hacker hacker yang membajak Akun Twitter Fox News. Akibat tweet para hacker yang berhasil mengambil alih akun Twitter Fox News tadi dikabarkan amerika sempat gempar.

Sabtu, 16 Juli 2011

Android Bisa Digunakan Sebagai Barcode Scanner

Ponsel Android memang canggih, bisa digunakan untuk berbagai macam aktifitas, mulai dari FB, Twitter, musik dan keperluan lain seperti scanner darurat menggunakan ponsel Android.
Satu hal lagi yang bisa dilakukan oleh Android yang mungkin belum bisa dilakukan oleh ponsel yang menggunakan OS yang lain adalah menfungsikan Android sebagai alat untuk scan barcode. Jika belum tahu apa itu barcode, coba lihat pada sebuah produk (Atau mungkin pada kardus produk itu sendiri), bisanya di situ ada garis-garis kecil dengan tebal yang berbeda, berjajar secara beraturan.
Untuk membuat ponsel Android bisa membaca barcode dari sebuah produk, anda perlu yang namanya aplikasi “Barcode Scanner” yang bisa didownload di Market. Pada saat melakukan percobaan ini, kami menggunakan Free Barcode Scanner buatan ZXing Team.
Penggunaanya pun cukup mudah. Pertama, jalankan aplikasi Android Barcode Scanner, dan camera ponsel saat itu akan aktif dengan segera. Kemudian, dekatkan camera dengan salah satu produk (Atau box dari produk) yang memiliki barcode, maka dengan sendirinya camera akan mendeteksi kode produk. Atur jarak camera dengan produk sedemikian rupa sehingga barcode bisa terdeteksi dengan baik.
Wow, Android Bisa Digunakan Sebagai Barcode Scanner Image
Jika sudah mendeteksi barcode, hasil kode barcode bisa di share lewat eMail atau lewat SMS. Jika ingin mencari kode produk itu menggunakan Google, bisa menggunakan tombol Web Search yang ada di pojok kiri bawah.
Selain menggunakan barcode scanner dari ZXing Team, aplikasi lain yang bisa diandalkan adalah QuickMark Barcode Scanner yang sama-sama bisa di dapatkan secara gratis dari Android Market. Cara penggunaanya pun hampir sama, tidak memerlukan keahlian khusus, hanya memerlukan sekali atau dua kali maka anda bisa memahami bagaimana memanfaatkan barcode scanner.
Wow, Android Bisa Digunakan Sebagai Barcode Scanner Image
Kesimpulan
Barcode scanner, satu bukti nyata dari sekian banyak hal yang membuat Android tidak dipandang sebelah mata. Anda bisa memanfaatkan Android untuk menggantikan mesin barcode scanner konvensional hanya dengan modal aplikasi barcode scanner yang bisa didapatkan di Android Market secara gratis.

Wah, Tidak Ada Lowongan CPNS Tahun 2011?

Wah, Tidak Ada Lowongan CPNS Tahun 2011? Para pencari lowongan kerja CPNS atau Calon Pegawai Negeri Sipil tentu kaget dengan judul diatas, apa benar tahun 2011 ini tidak ada lowongan untuk CPNS? Untuk benar atau tidaknya masih diragukan apakah ada atau tidak lowongan pekerjaan CPNS tahun 2011. Pasalnya hingga saat ini belum ada keputusan final mengenai kapan moratorium rekrutmen CPNS akan diterapkan, oleh karena itu peminat Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) melalui jalur seleksi tahun 2011 harus berharap cemas.

lowongan cpns

Menurut info yang didapat mengenai lowongan CPNS tahun 2011, hingga saat ini Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi hanya memastikan soal lamanya masa moratorium, yang berjangka waktu selama satu tahun. “Selama 12 bulan. Selama 12 bulan ini dilakukan penataan kepegawaian, baik di pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Dibuat juga regulasinya,” jelas Gamawan Fauzi.

Saat ditanya 12 bulan itu dihitung sejak kapan, Gamawan memberikan jawaban bahwa tidak tertutup kemungkinan tahun 2011 ini sudah tidak ada lagi penerimaan CPNS. “Tunggu pengumuman. Jika besok diumumkan, ya 12 bulan terhitung sejak diumumkan,” ujar Gamawan.

Sebelumnya, Gamawan mengatakan, kebijakan moratorium ini harus melalui keputusan presiden. Gamawan sendiri setuju jika moratorium diberlakukan. Hanya saja, penerimaan CPNS tetap dilakukan dari jalur sekolah kedinasan, seperti lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

“Juga dari honorer karena sudah dijanjikan (akan diangkat jadi CPNS,red),” ucapnya.

Seperti yang sudah kami ungkap diatas, nampaknya bagi para peminat lowongan CPNS harus berharap dengan cemas mengingat ada kemungkinan ditiadakannya lowongan untuk CPNS di tahun 2011. Tapi kita tunggu saja kepastiannya dan semoga saja keputusan final mengenai CPNS segera diterapkan sehingga kembali ada kesempatan untuk para peminat lowongan CPNS 2011 ini.

Android Ice Cream Dilaunching Antara Bulan Juni-Juli 2011

Android Ice Cream Dilaunching Antara Bulan Juni-Juli 2011. Perkembangan OS milik google dengan nama Android ini semakin cepat saja, baru saja menjajal android gingerbread dan mempersiapkan honeycomb untuk OS tablet, kini google juga tengah mempersiapkan perkembangan terbaru nya dengan nama ‘Es Krim‘. Sistem operasi Android terbaru 4.0 dengan kode nama Ice Cream akan segera hadir. Google akan menghidangkan kesegaran ‘es krim’-nya itu sekitar akhir Juni atau awal Juli 2011 ini.


Google sepertinya memang ingin memanjakan para pengguna OS Android dengan menghadirkan banyak kesegaran baru di tahun ini. Pasalnya, belum lama ini Google meluncurkan Gingerbread atau Android 2.3, disusul dengan dipamerkannya Honeycomb atau Android 3.0 khusus untuk tablet.

Nah setelah itu, dari perhelatan Consumer Electronic Show (CES) 2011 muncul kabar gembira lainnya bagi pengguna Android. Ponsel Sony Ericsson Xperia Arc yang dipamerkan di ajang tersebut akan menjalankan Android 2.4 atau dikenal dengan nama Ice Cream.

android-ice-cream

Meski kemudian Sony sendiri belum mengonfirmasikan, kabar ini terlanjur berkembang dan memperkirakan bahwa ‘es krim’ ini akan memberi kesejukan tepat pada musim panas, atau sekitar bulan Juni atau Juli.

Berbagai situs dan blog teknologi mengutip banyak sumber yang diklaim sangat familiar dengan isu ini tampaknya yakin dengan kabar itu. Beberapa bahkan ada ang menambahkan keterangan bahwa Ice Cream akan diumumkan Google pada konferensi I/O bulan Mei.

Semakin cepat berkembanga dan menutup bug yang ada pada OS Android maka ancaman android mudah terserang virus cukup minim, dan semoga saja pada launching Android Ice Cream bulan Juni-Juli 2011 ada beberapa ponsel baru dengan harga terjangkau masuk ke pasar indonesia.

Google + Sang Pendatang Baru

Google kini mengeluarkan fasilitas dunia maya terbarunya, Ya, yaitu google +, Sudah pernah dengar?? kalau sudah silahkan dicoba.
Google Plus (+), Jejaring Sosial Baru Dari Google Image
“Cara berbagi seperti dalam hidup nyata, yang dirancang kembali untuk web“, itulah slogan yang bisa anda temukan ketika berkunjung ke Google Plus. Google Plus sendiri adalah web jejaring sosial baru yang dibangun oleh Google yang dipastikan menjadi pesaing dari “social network” yang sudah ada seperti seperti Facebook maupun Twitter.
A) Design
Seperti kebanyakan website dari produk Google, simple dan minimalis adalah ciri khas dari mereka, yang lebih mengedepankan sisi User Interface (UI) design dari pada design yang colorfull. Hampir semua orang tidak akan mempermasalahkan hal ini karena yang terpenting adalah fungsionalitas dari web itu sendiri.
B) Usability
Memang benar, tidak banyak fitur yang ada di Google plus, tetapi dengan hal itu pengunjung tidak akan bingung untuk menggunakannya. Meskipun begitu, jika anda belum pernah menggunakan Google Plus, kebingungan bisa dirasakan ketika pertama kali menggunakan Google Plus.
Navigasi dan icon bisa ditemukan dengan mudah pada bagian kanan dan kiri, yang yang diikuti dengan background berwarna putih.
C) Integrasi dengan Google Account
Sama dengan produk Google yang lain, Google Plus sudah terintegrasi dengan produk Google yang lain. Anda bisa menemukan banyak menu dari Google pada bagian atas. Selain itu, profile Google anda bisa langsung tercatat pada Google Plus tanpa harus mengedit lagi yang tentunya akan menyingkat waktu proses integrasi account.
Google Plus (+), Jejaring Sosial Baru Dari Google Image
Selain pin di atas, ada beberapa fitur utama yang bisa digunakan dan dimanfaatkan layaknya situs jejaring yang lain. Karena Google plus ini masih baru, banyak yang belum tahu apa yang bisa dilakukan dengan Google Plus. Berikut ini adalah fitur utama yang akan menjadi pesaing berat Facebook:
1) Circles
Merupakan lingkaran pertemanan yang bisa digunakan dengan cara memasukkan nama-nama ke dalam group. Setiap pengguna bisa berbagi konten dan file dengan format yang berbeda di dalam linkaran pertemanan yang sudah anda buat.

E-mail Newsletter

Sign up now to receive breaking news and to hear what's new with us.

Recent Articles

© 2014 Kidung Ilmu. WP themonic converted by Bloggertheme9. Powered by Blogger.
TOP