Tampilkan postingan dengan label Anthology. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anthology. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Juli 2010

Kerinduan

Saat kumengenangmu Hatiku bergetar
Angan dan jiwaku seakan melayang
Melanglang entah kemana

Merasakan entah apa

Hati dan jiwaku berbisik

Pernah, pernah kurasakan getaran ini
Pernah kualami gejolak ini
Ukiran sebuah kenangan yang terpampang

Kenangan yang begitu lekat dihatiku

Antara diriku dan dirimu
Yang indah dan terindah


Suasana ini begitu menyatu
Menyejukkan jiwaku
Menghangatkan nuraniku


Ya, ini benar rindu…..

Kerinduan yang tak bisa dilukis

Kerinduan yang tak bisa dikata

Tapi hanya bisa untuk dirasa


Puisi ini adalah puisi yang tak pernah tersampaikan untuk seseorang.............

Kamis, 15 Juli 2010

Puisi Mr.Crack Habibie untuk Ainun

Ditinggal untuk selamanya oleh isteri tercinta adalah duka amat mendalam bagi seorang suami. Begitu pula dirasakan Mantan Presiden BJ Habibie. Betapa tidak, semasa hidupnya almarhumah adalah teman hidup setia beliau dalam suka dan duka.

Sebagai ungkapan rasa cinta dan kepedihannya, Habibie pun KONON menulis sebuah puisi untuk mengenang kepergian sang istri tercinta, Ainun Hasri, yang kebenarannya diragukan Habibie Center namun menurut saya puisi ini pantas untuk disharing karena sangat dalam menyentuh rasa,,
Berikut petikan puisi romantis itu:


Puisi Untuknya


Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu..
Karena,
aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi,
aku sangat tahu itu..

Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,
adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang,
sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati,
hatiku seperti tak di tempatnya,
dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi..

Kau tahu sayang,
rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.

Pada airmata yang jatuh kali ini,
aku selipkan salam perpisahan panjang,
pada kesetiaan yang telah kau ukir,
pada kenangan pahit manis selama kau ada,
aku bukan hendak megeluh,
tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.
Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,

tanpa mereka sadari,
bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.
mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua,
tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia,
kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.

Selamat jalan,
Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,
kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.
selamat jalan sayang,
cahaya mataku, penyejuk jiwaku,
selamat jalan, calon bidadari surgaku..

BJ.HABIBIE

E-mail Newsletter

Sign up now to receive breaking news and to hear what's new with us.

Recent Articles

© 2014 Kidung Ilmu. WP themonic converted by Bloggertheme9. Powered by Blogger.
TOP